FSPP Banten Adakan Sosialisasi Keuangan Syariah dan Wisata Halal

GAIDOFOUDNATION.ORG-Sebanyak 30 pengurus FSPP Banten dari 8 Kabupaten dan Kota, Pengurus Koprasi Syariah Amanat Nusantara (KSAN) Indonesia dan Pengurus PUB hadiri kegiatan “Sosialisasi Keuangan Syariah Tabungan, Deposito dan Pembiayaan dari BAF Syariah dan Wisata Halal, Umrah dan Haji dari Gaido Travel & Tours” pada Senin (5/01) di Kawasan Wisata Halal Baduy Outbound. Hadir sebagai pembicara KH Anang Azhari Alie, Ketua Presedium FSPP Periode 2021, Dr. Fadlullah Sekjen FSPP, Asep Swarna, Direktur Utama BAF Syariah, dan Nana Sujana, Direktur Gaido Travel & Tours.

FSPP sebagai wadah silaturahim terbesar di provinsi Banten memilik program dakwah melawan rentenir di Banten serta mengedukasi anggota tentang pengelolaan keuangan syariah yang profesional, mulai dari cara membuka tabungan, manfaat tabungan, memaknai uang atau cash flow di pondok pesantren (ponpes).

“Banten terkenal sebagai tanah ulama dan jawara sejak dahulu menjadi potensi desitinasi wisata religi di Banten yang harus terus digaungkan, demi terwujudnya Banten Destinasi Wisata Halal Dunia melalui program Wisata Halal (WH) yang telah dilaunching beberapa waktu lalu oleh Gaido Travel sebagai inisiator.” Ujar Nana Sujana.

FSPP berperan melalui santri-santri yang telah lulus dan mencari ilmu di luar negeri menjadi Duta Wisata Halal Banten di kancah internasional.

“Kegiatan ini menjadi sangat penting dan bersejarah di kala Indonesia bahkan dunia sedang mengalami resesi justru FSPP Banten mengambil peran agar ponpes mandiri dengan cara belajar manajemenkeuangan syariah dari para ahlinya.” ujar Ustad Uung yang saat ini menjabat Ketua Departemen Ekonomi FSPP.

Ponpes di Banten harus kuat santri sehat Indonesia kuat, program ini sejalan dengan program pemerintah pusat membangun ekonomi syariah dan ketahanan pangan berbasis pondok pesantren dan komunitas.

Mengutip ungkapan pakar ekonomi syariah asal Banten, Muhammad Hasan Gaido. Tujuan mulia melahirkan karya karya besar untuk terwujud Banten Maju, Banten Juara dan Masyarakatnya sejahtera dengan bingkai iman dan taqwa. Menjadi asas berbagai elemen untuk mengikatkan diri sehingga mampu komunikasi, koordinas dan kolaborasi di dalam Strategi ABG Cantik (Academy, Business, Goverment & Community).

“Saya melihat para pengurus FSPP se-Banten antusias karena program ini sangat tepat dan benar niatnya sudah dapat pahala apalagi kalau dijalankan mendapat pahala dan manfaat” ungkap Hasan.(RED)

UMRAH RINDU BAITULLAH BERSAMA GAIDO TRAVEL DI MASA COVID-19

 

Gaidofoundation.org–Duta besar Arab Saudi untuk Indonesia H.E Esam Abid Althagafi, melepas keberangkatan umrah group perdana pada Minggu(1/11) di Bandara Internasional Soekarno Hatta, Banten.

Pada keberangkatan umrah perdana ini termasuk di dalamnya keikutsertaan Gaido Travel & Tour yang dikawal langsung oleh Nana Sujana selaku Direktur Gaido Travel guna memastikan seluruh operasional dan keadministrasian umrah perdana ini aman, nyaman dan terkoordinir dengan baik dengan sistem baru, standar baru, di masa covid-19 ini.

“Pada kesempatan ini, Saya harus mengalami langsung dan mampu menceritakan pengalaman berumrah di masa Covid-19 ini kepada team Gaido Travel, mulai pada kepala cabang dan semua Halal Travel Consultant (HTC) kami, bahwa apabila melakukan sesuai aturan yang berlaku maka jamaah bisa berangkat seperti saya, asalkan mengikuti segala aturan yang telah ditetapkan kerajaan Saudi Arabia dan Pemerintah Indonesia,” ucap Nana.

“Keberangkatan ini merupakan perdana setelah ditutup musim umrah di bulan Februari 2020,” imbuh Nana.

Bagi calon jamaah umrah dan siapapun yang merindukan berziarah ke Baitullah, maka silahkan datang dan daftar melalui kantor cabang atau team HTC Gaido Travel & Tours yang ada di berbagai kota di Indonesia, atau menghubungi Call Center Gaido di (08176001771)

Gaido Travel merupakan Travel haji dan umrah sudah memiliki izin dan berpengalaman selama 18 tahun dan juga terdaftar sebagai perusahaan member KADIN, IATA, ASITA, AFI, ISABC, PPHI dan telah terakreditasi oleh KAN dan meraih ISO 9001: 2015, dan Agustus lalu meraih Rekor Dunia MURI sebagai pemberi Voucher terbanyak sedunia Rp 125 Triliun.(AMM).

GAIDO TRAVEL & TOURS CABANG SEMARANG RESMI BEROPERASI DI MASA PANDEMI COVID-19

GAIDOFOUNDATION.ORG—Gaido Travel  resmi hadir dan beroperasi di Semarang, Jawa Tengah, setelah pada Rabu (26/08) dilaksanakan peresmian pembukaan cabang Gaido Travel ke-59 ini oleh Muhammad Hasan Gaido (MHG)  selaku Founder Gaido Travel dan dihadiri juga oleh H. Zainal Fatah, S. Ag, M.S.I selaku  Kasi Bina Penyelenggaraan Umrah dan Haji Khusus yang  mewakili Kanwil Depag, Jawa Tengah, Nana Sujana selaku Direktur Gaido Travel, Asep Suwarna selaku Direkur BAF Syariah, K.H Anang Rikza Masyhadi selaku Pimpinan Pondok Pesantren modern Tazakka, Pembimbing Haji dan Umrah Gaido Travel, Ustadz Tommy Eka Purnama, S.Ag. Ustadzah Nyai Hj. Latifah Zoemri, Pimpinan Pondok Pesantren al-Falah, Salatiga, Ustadz Marwan atau dikenal juga dengan Panggilan Gus Muh Pimpinan Pesantren Riyadhus Shalihin dan Bambang Suparno selaku Kepala Cabang Gaido Travel Semarang.

Acara peresmian diawali dengan pembacaan ayat suci Al-Quran dan selanjutnya sambutan Kepala Gaido Travel Cabang  Semarang.
“Peresmian Cabang Gaido Travel Semarang ini dilaksanakan masih dalam suasana kemerdekaan ke-75 Republik Indonesia dan Tahun Baru Islam 1442 H, dalam momen-monen yang sangat baik ini, kami  bersyukur dalam kondisi Pandemi Covid 19 ini di mana dunia pariwisata sedang tiarap, karyawan pada di-PHK. Kami justru dapat membuka kantor cabang Gaido Travel di Semarang. Dibuka tidak dengan secara virtual namun secara Langsung namun sesuai prosedur protokoler kesehatan Covid-19.” Ujar Bambang di dalam sambutannya.
“Saya bergabung dengan Gaido travel karena perusahaan yang memberikan peluang kesempatan untuk membuka usaha dan membuka lapangan pekerjaan dengan legalitas di utamakan dan manajemen sangat profesional dan telah tersertifikasi Komite Akreditasi Nasional (KAN) dan ISO 9001:2015 dan saya sangat bangga sebelum peresmian kantor cabang Semarang ini, pada 22 Agustus 2020 kemarin, Gaido Travel di masa pademi Covid 19 dengan  momentum HUT ke 75 RI dan Tahun Baru Islam 1442 H. Gaido travel mendapatkan rekor MURI pemberi voucher haji, umrah dan halal travel terbanyak se-dunia sebanyak 75 juta lembar.” Ungkap Bambang lagi.
“Saya ucapkan banyak terima kasih kepada Pak Hasan selaku  founder Gaido Travel dan Pak Nana selaku Direktur serta kepada semua tamu undangan yang hadjr dalam pembukaan Gaido Travel Cabang Semarang dan kami mohon bimbingannnya dari Kanwil Kemenag agar kami melakuan usaha dengan baik dan benar.” Tutup Bambang.

Selanjutnya sambutan dari Nana Sujana selaku Direktur Gaido Travel. Dalam kesempatannya Nana Sujana mengungkapkan bahwa Gaido Travel resmi terdaftar di Kementerian Agama sebagai penyelenggara haji khusus dan umrah resmi (izin PIHK: 786 dan izin PPIU: 687, Di samping itu, Gaido Travel tercatat sebagai anggota dari IATA (International Air Transport Association), ASITA (Association of the Indonesian Tours & Travel Agencies), HIMPUH (Himpunan Penyelenggara Umrah dan Haji), AUMI (Asosiasi Usaha Menengah Indonesia), AFI (Asosiasi Franchise Indonesia), anggota Kadin Indonesia dan sebagai provider visa.
“Saya mengucapkan selamat kepada manajemen Gaido Travel cabang Semarang atas peresmian pembukaannya, semoga sukses dan terus bertumbuh kembang. Cabang semarang merupakan cabang franchise kami ke-59 dan Alhamdulilah sudah mendapatkan izin oprasional dari Kanwil Kemenag, Jawa Tengah. Kami sebagai provider visa sehingga ke depannya pemberangkatan cabang yang berada di Jawa Tengah akan di berangkatkan langsung dari bandara Semarang ke Jeddah dan Madinah dengan maskapai penerbangan Garuda dan Citylink. Pada intinya Gaido Travel dengan pengalaman operasional 18 tahun, kami siap melayani paket haji, umrah dan halal travel apapun sesuai kebutuhan para jamaah.” Tutup Nana Sujana.
Selanjutnya sambutan dari Muhammad Hasan Gaido (MHG) selaku CEO dan Founder Gaido Group.
“Dengan resminya Gaido Travel Cabang Semarang semoga memberikan keberkahan buat Pak Bambang dan keluarga sebagai Kepala Cabang dan masyarakat muslim wilayah Jawa Tengah pada khususnya, dan masyakarat Indonesia pada umumnya. Sesuai niat awal Gaido Travel hadir untuk menjadi pilihan jamaah yang inign beribadah haji, umrah dan halal travel sebagai mitra dan pelayanan terbaik sesuai aturan. Gaido Travel merupakan baigian dari Gaido Group dan saat ini hadir Direktur Utama Bank BAF Syariah, Pak Asep Suwarna  yang siap memfasilitasi pembuakan tabungan haji, umrah dan perjalanan wisata halal.” Ungkap Hasan Gaido.


Kemudian sambutan dari H. Zainal Fatah, S. Ag, M.S.I selaku  Kasi Bina Penyelenggaraan Umrah dan Haji Khusus yang  mewakili Kanwil Depag, Jawa Tengah.
“Selamat kepada Pak Bambang selaku Kepala Gaido Travel Cabang Semarang, semoga sukses, penuh berkah dan terus berkembang. Kami, Kanwil di Jawa Tengah membawahi 35 Kabupaten/Kotamadya. Populuasi Jawa Tengah saat ini sekitar 38 juta orang. Saya pada kesempatan ini mengingatkan pada masyarakat agar jangan daftar umrah dan haji ke travel yang menerapkan sistem MLM karena bertentangan dengan aturan dan sudah terbukti telah menelantarkan jamaahnya. Maka dari itu lebih baik menabung umrah atau haji dulu di melalui counter service poin Bank BAF Syariah di Gaido Travel Cabang Semarang ini” ujar H. Zainal.


Selanjutnya ceramah dari K.H Anang Rikza Masyhadi, yang merupakan Pimpinan Ponpes Modern Tazakka, Batang  menyampaikan bahwa haji dan umrah memiliki semangat dan filosofi hijrah dan kemanusiaan.
“Umrah ke umrah adalah penebus dosa dan haji yang mabrur tidak ada balasan kecuali surga. Maka setiap jemaah umrah  dan haji diajarkan untuk meresapi spirit hijrah untuk lebih baik dan dengan memberikan makan kepada dhuafa sebagai bukti kepedulian kemanusiaan kita. Gaido travel bukan lagi to be number 1 tapi is number 1 karena sudah mendapatkan penghargaan dari berbagai lembaga termasuk rekor MURI pada 22 Agustus yang lalu dalam rangkaian acara Reuni Akbar di mana saya juga sebagai pemberi ceramah dalam kegiatan tersebut.” Ungkap Kyai Anang.
Untuk layanan reservasi Gaido Travel Cabag semarnag bisa datang langsung ke kantor yang beralamat di Jalan Bayam V No.9, RT 4 RW 7, Sendangguwo, Tembalang, Semarang, Jawa Tengah 50273 atau menghubungi Call Center 082138112916, e-mail: gaidotravelsemarang@gmail.com atau kunjungi website www.gaidotravel.com

Fokus Pada Tujuan

Dalam diskusi kebangsaan  memperingati HUT RI Ke 75 di Banten Ada seorang sahabt Ki MHG yang setiap hari rajin sholat ke masjid, lalu suatu hari ia berkata kepada Ki MHG, 

“Mulai hari ini saya tidak mau ke masjid lagi”

“Lho kenapa?” sahut Ki MHG.

“Karena di masjid saya menemukan orang² yang kelihatannya agamis tapi sebenarnya tidak, ada yang sibuk dengan gadgetnya, sementara yang lain membicarakan keburukan orang lain dan Mereka itu Ibadah hanya cangkang atau kulit nya saja. 

Ki MHG pun berpikir sejenak dan berkata, “Baiklah kalau begitu, tapi ada satu syarat yang harus kamu lakukan sobat  setelah itu terserah kamu”.

“Apa itu?”

“Ambillah air satu gelas penuh, lalu bawa keliling masjid, ingat jangan sampai ada air yang tumpah”.

Sang Sahabat Ki MHG  pun membawa segelas air berkeliling masjid dengan hati -hati hingga tak ada setetes air pun yang jatuh.

Setelah selesai dan duduk berdua di  Padepokan Gunung Karang  Ki MHG bertanya, 

“Bagaimana sudah sahabat bawa air itu keliling masjid?”, 

“Sudah Ki”.

“Apakah ada yang tumpah?”

“Tidak”.

“Apakah di masjid tadi ada orang yang sibuk dengan gadgetnya?”.

“Wah, saya tidak tahu karena pandangan saya hanya tertuju pada gelas ini”, jawab si sahabat.

“Apakah di masjid tadi ada orang² yang membicarakan kejelekan orang lain?”, tanya ki MHG lagi.

“Wah, saya tidak dengar karena saya hanya konsentrasi menjaga air dalam gelas”.

Ki MHG pun tersenyum lalu berkata, “Begitulah hidup Ki dan Nyi, jika kamu fokus pada tujuan hidupmu, kamu tidak akan punya waktu untuk menilai kejelekan orang lain. Jangan sampai kesibukanmu menilai kualitas orang lain membuatmu lupa akan kualitas dirimu”.

Marilah kita fokus pada diri sendiri dalam beribadah, bekerja dan untuk terus menerus berbenah menjadi positif.

Hidup hanya sekali jadilah yang berarti. Hidup adalah pilihan sukses atau sukses.


Maka visi itu akan menjadi kenyataan apabila kita fokus pada tujuan yang akan melahirkan pada berpikir  inovasi tanpa batas dan bekerja keras, bekerja  cerdas, bekerja sampai tuntas dan bekerja dengan ikhlas.

_________________________

Motivasi berikutnya kita bahas iman dan taqwa yang akan memahami kematian akhir hidup atau permulaan hidup menuju keabadian..


Muhammad Hasan Gaido (MHG)


Merenungi Kembali Makna Kemerdekaan

Sejarah Bangsa Indonesia untuk mendapatkan kemerdekaan tidak mudah karena harus berjuang melawan berbagai bangsa yg menjajah, untuk menjadi bangsa merdeka harus berjuang dengan darah dan nyawa  oleh para pejuang bangsa ini salah satunya mungkin adalah kakek dan orang tua kita.

Setelah kemerdekaan kita harus berjuang untuk mengisi kemerdekaan tersebut dengan karya nyata anak bangsa jangan malas dan tidak mau berusaha.

Percayalan ketika kita memikul beban perjuangan  dengan tanggung jawab Apapun,  maka itulah cara Allah untuk membentuk karakter kita agar kuat dan sehat bahkan untuk mengantarkan ke pintu kesuksesan. Seperti beban para pejuang bangsa Indonesia yg menjadikan bangsa ini merdeka. 

Mari kita ambil contoh Yaitu tentang insiden yang terjadi belasan tahun silam di China, ketika sebuah truk besar tergelincir saat melintasi jalan layang.

Kepala truk tersebut menerobos pembatas jalan, dan bisa menyebabkan kendaraan berat itu terjun bebas ke bawah. Namun karena muatan yang dibawanya cukup banyak, justru truk itu selamat! Beban berat yang dipikulnya ternyata menahan kepala truk agar tidak terjatuh.

Petugas keamanan lantas datang melakukan operasi penyelamatan, dan orang-orang kemudian ramai mengomentari insiden tersebut bahwa terkadang beban yang berat itu menyelamatkan hidup kita.

Mengingatkan kepada kisah Mas Ahmad dari India dan temannya yang sedang mendaki gunung Himalaya. Mereka berdua dalam perjalanan turun dari gunung dan berjuang melawan suhu dingin yang ekstrem.

Di tengah perjalanan mereka menjumpai seorang pendaki lain yang kakinya terjepit 

di antara bebatuan. Mas.Ahmad memutuskan untuk menolong orang itu, sementara temannya justru memilih untuk terus berjalan menyelamatkan diri sendiri.

Maka tubuh orang yang tidak berdaya itu dipikul di atas punggung Mas Ahmad dan mereka berdua melanjutkan perjalanan dengan tertatih-tatih. Sesekali Mas Ahmad

merasa kelelahan, ia istirahat sejenak hingga tenaganya pulih kembali.

Meski penuh perjuangan, mereka berdua  tiba  gunung dengan selamat. Namun anehnya justru temannya yang sudah berjalan jauh di depannya ternyata belum sampai. Seharusnya ia sudah tiba lebih dulu.

Hingga beberapa jam kemudian, tim SAR mendapat kabar bahwa temannya itu mati membeku di tengah perjalanan. Tubuhnya tak sanggup melawan cuaca dingin yang menusuk tulang itu.

Tersadarlah Mas Ahmad justru karena beban berat yang ia pikul tersebutlah yang menyebabkan tubuhnya berkeringat dan menjaganya tidak membeku. Ditambah lagi punggungnya yang bersentuhan badan dengan orang yang ia tolong, menjaga panas tubuhnya.

Sekali lagi terbukti bahwa terkadang beban yang berat itu menyelamatkan hidup kita.

..وَعَسَىٰ أَنْ تَكْرَهُوا شَيْئًا وَهُوَ خَيْرٌ لَكُمْ ۖ 

وَعَسَىٰ أَنْ تُحِبُّوا شَيْئًا وَهُوَ شَرٌّ لَكُمْ..

Boleh jadi kamu membenci sesuatu, padahal ia amat baik bagimu, dan boleh jadi (pula) kamu menyukai sesuatu, padahal ia amat buruk bagimu.” (Surat Al-Baqarah: 216)

Jadi, jangan pernah mengeluh dengan bebanmu.

Berbahagialah ketika kita memiliki Beban karena Allah percaya kepada kita untuk menyelesaikan beban tersebut samapai pada tujuan.

*Momentum HUT RI Ke 75. Mari kita ambil beban untuk memajukan bangsa ini sebagai estapet dari para pejuang bangsa ini untuk di lanjutkan oleh kita dengan jabatan dan profesi kita masing masing.

Hidup hanya sekali jadilah yg berarti. Hidup adalah pilihan sukses atau sukses.


Kita bangun karya nyata untuk bangsa mengabdi untuk negeri berkhidmat untuk umat. Mari kita sinergi bekerja sama untuk menumbuhkembangkan menuju Indonesia Sentral Ekonomi Syariah Dunia.

Salam Perjuangan! Salam Kemerdekaan !

Muhammad Hasan Gaido (MHG)

WAKAF – SHADAQAH JARIYAH UTSMAN BIN AFFAN DI MADINAH MENJADI MOTIVASI MUHAMAD HASAN GAIDO GALAKKAN WAKAF SAHAM DI INDONESIA

Apakah Anda tahu kalau sahabat nabi khalifah Utsman bin Affan adalah seorang  pebisnis yang kaya raya, namun mempunyai sifat murah hati dan dermawan. Dan ternyata beliau radhiallahu ‘anhu sampai saat ini memiliki rekening di salah satu bank di Kerajaan Arab Saudi, bahkan rekening dan tagihan listriknya juga masih atas nama beliau.
Bagaimana ceritanya sehingga beliau memiliki hotel atas namanya di dekat Masjid Nabawi ?
Diriwayatkan di masa Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam, kota Madinah pernah mengalami paceklik hingga kesulitan air bersih. Karena mereka (kaum Muhajirin) sudah terbiasa minum dari air zamzam di Mekah. Satu-satunya sumber air yang tersisa adalah sebuah sumur milik seorang Yahudi, “Sumur Raumah” namanya. Rasanya pun mirip dengan sumur zam-zam. Kaum muslimin dan penduduk Madinah terpaksa harus rela antri dan membeli air bersih dari Yahudi tersebut.
Prihatin atas kondisi umatnya, Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam kemudian bersabda : “Wahai Sahabatku, siapa saja diantara kalian yang menyumbangkan hartanya untuk dapat membebaskan sumur itu, lalu menyumbangkannya untuk umat, maka akan mendapat surgeNya Allah Ta’ala” (HR. Muslim).
Adalah Utsman bin Affan Radhiyallahu ‘anhu yang kemudian segera bergerak untuk membebaskan Sumur Raumah itu. Utsman segera mendatangi Yahudi pemilik sumur dan menawar untuk membeli sumur Raumah dengan harga yang tinggi. Walau sudah diberi penawaran yang tertinggi sekalipun Yahudi pemilik sumur tetap menolak menjualnya, “Seandainya sumur ini saya jual kepadamu wahai Utsman, maka aku tidak memiliki penghasilan yang bisa aku peroleh setiap hari” demikian Yahudi tersebut menjelaskan alasan penolakannya.
Utsman bin Affan Radhiyallahu ‘anhu yang ingin sekali mendapatkan balasan pahala berupa Surga Allah Ta’ala, tidak kehilangan cara mengatasi penolakan Yahudi ini.
“Bagaimana kalau aku beli setengahnya saja dari sumurmu” Utsman, melancarkan jurus negosiasinya.

“Maksudmu?” tanya Yahudi keheranan.
“Begini, jika engkau setuju maka kita akan memiliki sumur ini bergantian. Satu hari sumur ini milikku, esoknya kembali menjadi milikmu kemudian lusa menjadi milikku lagi demikian selanjutnya berganti satu-satu hari. Bagaimana?” jelas Utsman.
Yahudi itupun berfikir cepat,”… saya mendapatkan uang besar dari Utsman tanpa harus kehilangan sumur milikku”. Akhirnya si Yahudi setuju menerima tawaran Utsman tadi dan disepakati pula hari ini sumur Raumah adalah milik Utsman bin Affan Radhiyallahu ‘anhu.
Utsman pun segera mengumumkan kepada penduduk Madinah yang mau mengambil air di sumur Raumah, silahkan mengambil air untuk kebutuhan mereka GRATIS karena hari ini sumur Raumah adalah miliknya. Seraya ia mengingatkan agar penduduk Madinah mengambil air dalam jumlah yang cukup untuk 2 hari, karena esok hari sumur itu bukan lagi milik Utsman.
Keesokan hari Yahudi mendapati sumur miliknya sepi pembeli, karena penduduk Madinah masih memiliki persedian air di rumah. Yahudi itupun mendatangi Utsman dan berkata “Wahai Utsman belilah setengah lagi sumurku ini dengan harga sama seperti engkau membeli setengahnya kemarin”. Utsman setuju, lalu dibelinya seharga 20.000 dirham, maka sumur Raumah pun menjadi milik Utsman secara penuh.
Kemudian Utsman bin Affan Radhiyallahu ‘anhu mewakafkan sumur Raumah, sejak itu sumur Raumah dapat dimanfaatkan oleh siapa saja, termasuk Yahudi pemilik lamanya.
Setelah sumur itu diwakafkan untuk kaum muslimin… dan setelah beberapa waktu kemudian, tumbuhlah di sekitar sumur itu beberapa pohon kurma dan terus bertambah. Lalu Daulah Utsmaniyah memeliharanya hingga semakin berkembang, lalu disusul juga dipelihara oleh Pemerintah Saudi, hingga berjumlah 1550 pohon.
Selanjutnya pemerintah, dalam hal ini Departemen Pertanian Saudi menjual hasil kebun kurma ini ke pasar-pasar, setengah dari keuntungan itu disalurkan untuk anak-anak yatim dan fakir miskin, sedang setengahnya ditabung dan disimpan dalam bentuk rekening khusus milik beliau di salah satu bank atas nama Utsman bin Affan, di bawah pengawasan Departeman Pertanian.
Begitulah seterusnya, hingga uang yang ada di bank itu cukup untuk membeli sebidang tanah dan membangun hotel yang cukup besar di salah satu tempat yang strategis dekat Masjid Nabawi.
Bangunan hotel itu sudah pada tahap penyelesaian dan akan disewakan sebagai hotel bintang 5. Diperkirakan omsetnya sekitar RS 50 juta per tahun. Setengahnya untuk anak2 yatim dan fakir miskin, dan setengahnya lagi tetap disimpan dan ditabung di bank atas nama Utsman bin Affan radhiyallahu anhu.
Subhanallah,… Ternyata berdagang dengan Allah selalu menguntungkan dan tidak akan merugi..

Ini adalah salah satu bentuk sedakah jariyah, yang pahalanya selalu mengalir, walaupun orangnya sudah lama meninggal..
Disebutkan di dalam hadits shahih dari Abi Hurairah Radhiyallahu ‘anhu bahwasanya Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:
إِذَا مَاتَ الإِنْسَانُ انْقَطَعَ عَنْهُ عَمَلُهُ إِلاَّ مِنْ ثَلاَثَةٍ إِلاَّ مِنْ صَدَقَةٍ جَارِيَةٍ أَوْ عِلْمٍ يُنْتَفَعُ بِهِ أَوْ وَلَدٍ صَالِحٍ يَدْعُو لَهُ
Apabila manusia meninggal dunia, terputuslah segala amalannya, kecuali dari tiga perkara: shadaqah jariyah, ilmu yang bermanfaat atau anak shaleh yang mendoakannya”. [HR. Muslim, Abu Dawud dan Nasa’i]
Dan disebutkan pada hadits yang lain riwayat Ibnu Majah dan Baihaqi dari Abi Hurairah Radhiyallahu ‘anhu, dia berkata : Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda.
إِنَّ مِمَّا يَلْحَقُ الْمُؤْمِنَ مِنْ عَمَلِهِ وَحَسَنَاتِهِ بَعْدَ مَوْتِهِ عِلْمًا عَلَّمَهُ وَنَشَرَهُ وَوَلَدًا صَالِحًا تَرَكَهُ وَمُصْحَفًا وَرَّثَهُ أَوْ مَسْجِدًا بَنَاهُ أَوْ بَيْتًا لاِبْنِ السَّبِيلِ بَنَاهُ أَوْ نَهْرًا أَجْرَاهُ أَوْ صَدَقَةً أَخْرَجَهَا مِنْ مَالِهِ فِي صِحَّتِهِ وَحَيَاتِهِ يَلْحَقُهُ مِنْ بَعْدِ مَوْتِهِ
“Sesungguhnya di antara amalan dan kebaikan seorang mukmin yang akan menemuinya setelah kematiannya adalah: ilmu yang diajarkan dan disebarkannya, anak shalih yang ditinggalkannya, mush-haf yang diwariskannya, masjid yang dibangunnya, rumah untuk ibnu sabil yang dibangunnya, sungai (air) yang dialirkannya untuk umum, atau shadaqah yang dikeluarkannya dari hartanya diwaktu sehat dan semasa hidupnya, semua ini akan menemuinya setelah dia meninggal dunia”.
Like dan sebarkan, agar manfaat dari informasi ini tidak hanya berhenti pada anda, tapi juga bisa dirasakan oleh orang lain, sekaligus merangkai jaring pahala.
Kisah inspiratif tentang Wakaf di atas telah menjadi motivasi Muhamad Hasan Gadio (MHG), seorang pengusaha kelahiran 1 Juli 1971 asal Lebak, Banten.

Hasan Gaido dalam perjalanan waktu setelah bersekolah di kampungnya Leuwidamar, Lebak, Banten memilih merantau ke Makkah untuk belajar dan sekaligus bekerja guna membiayai sekolah dan kehidupannya.
Hasan Gaido mendapat pengajaran langsung dari Syeikh Abuya Damanhuri Al Bantani di Syamiah dan Zumaijah, di masa yang sama  Hasan juga bekerja di salah satu hotel bintang 4 saat itu, Al Safa Hotel dan sewaktu waktu menjadi seorang guide atau mutawif.  Ia menetap di Makkah mulai tahun 1995 sampai 2000.
Kembali ke Indonesia dengan motivasi dan bantuan sahabatnya di Singapore, almarhum Bapak Anwar Husen dan Ibu Azizah Thalib; pemilik Azza Travel Singapore. bahwa kembalinya ke Indonesia untuk membuat perusahaan yang bergerak di bidang haji dan umrah seperti Azza Travel Singapore dan pengalamannya selama 5 tahun di Mekkah, menjual paket haji dan umrah atau penyedia hotel kepada travel haji dan umrah dari Indonesia, Malaysia, Sinagpore, Brunai Darussalam bahkan Amerika Serikat.
Pada tahun 2000, awalnya Hasan Gaido bekerja di perusahaan yang belum memiliki izin umrah dan haji sehingga bersinergi dengan perusahaan lain yang telah memiliki izin  umrah dan haji. Nasib berkata lain pada tahun 2003 Hasan Gaido keluar dari perusahaan tersebut untuk membuat perusahaan sendiri yaitu PT. Gaido Azza Darusalam Indonesia dengan brand Gaido Travel & Tours pada 18 Februari 2003 yang dimulai  dengan satu karyawan dan mengontrak  kantor berukuran 2 x 4 meter di Gedung Trisula Perwari, Menteng, Jakarta Pusat.
Allah memberikan keberkahan melalui usaha Gaido Travel yang akhirnya berkembang menjadi perusahaan besar dan telah memiliki kantor sendiri di Graha Gaido yang berlokasi di Jl. Kyai Caringin No 5, Cideng, Jakarta Pusat. Bermula dari kantor pusat tersebut Gaido Travel kemudian berekspansi dengan membuka kantor-kantor cabang di berbagai kota besar di seluruh tanah air dengan taregt 120 kantor cabang dan per tahun 2019, kini Gaido Travel telah memiliki 58 kantor cabang dan membuka entitas bisnis baru yang terintegrasi dengan bisnis Gaido  Travel yaitu di bidang restoran, transporasti, media, bank syariah, dan lainnya.
Pada tanggal 10 – 15 Desember  2018, Bank Indonesia menyelenggarakan Indonesia Shariah Economic Festival Festival (ISEF) 2018 dan dibuka oleh Gubernur Jawa Timur, Soekarwo bersama Gubernur Bank Indonesia, Dr. Perry Warjiyo dan Mentri Bidang Perekonomian, Darmin Nasution,

Pada momen ISEF 2018 ini, Hasan Gaido mewakafkan saham Gaido Travel sebesar Rp 1,5 Milyar atau setara nilai Rp 15 Milyar kepada pimpinan Pondok Pesantren Modern Tazakka, K.H. Anang Rikza Masyhadi, MA dan disaksikan oleh pengurus Badan Wakaf Indonesia (BWI) dan Bank Indonesia.
Pada 12-16 November 2019 bertempat di Jakarta Convention Center  (JCC) Jakarta, Bank Indonesia kembali mengadakan acara Indonesai Shariah Economic Festival Festival (ISEF) 2019 dan dibuka oleh Wakil Presiden Indonesia, Prof. Dr. KH. Ma’ruf Amin bersama Gubernur Bank Indonesia, Dr. Pery Warjiayanto.

Pada momen event Internasional ini dengan berbagai program kegiatan Hasan Gaido mewakafkan saham BAF Syariah sebesar Rp 100 juta atau setara nilai Rp 1 Milyar kepada Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Cianjur yang diterima oleh KH. Ahmad Yanin selaku Wakil Ketua Umum MUI Cianjur, dan kemudian mewakafkan juga saham sebesar Rp 100 juta atau setara nilai Rp 1 Milyar kepada Yayasan Dompet Dhuafa yang diterima oleh Direktur Yayasan Dompet Dhuafa, Dr. Imam Rulyawan.


BAF Syariah adalah bank syariah yang didirikan para ulama dan ahli ekonomi Islam Indonesia pada tahun 1994 sehingga BAF Syariah mampu bertahan dan berkembang sampai sekarang. Pada proses pembelian sahamnya, Hasan Gaido, membeli 30 persen dari Bapak Wahyu Agung yang saat itu selaku Pemilik Saham Pengendali (PSP) atau mayoritas. Dengan kepemilikan saham sebesar 30 persen tersebut maka, Muhamad Hasan Gaido resmi ditetapkan sebagai pemilik saham oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) pada tahun 2017.

Kemudian dalam perjalannya  dari 30 persen saham tersebut diwakafkan kepada MUI dan Dompet Dhuafa masing-masing 10 persen, dan selanjutnya Hasan Gaido melakukan penambah modal atau penambahan nilai sahamnya hingga sekarang tercatat sebagai PSP atau mayoritas di BAF Syariah.
Harapannya dari wakaf saham Dompet Dhuafa dan MUI dapat dijadkan program wakaf saham atas nama mereka di BAF Syariah senilai Rp 10.000 per lembar sehingga Dompet Dhuafa dan MUI mampu menambah sahamnya di BAF Syariah seiring dengan terus mensosialisasikan dan mengedukasi masyarakat tentang wakaf saham.
Wakaf saham ini diharapkan dapat memberi manfaat bagi umat, agama dan bangsa sebagaimana wakafnya Utsman bin Affan; yang bisa disalurkan dalam berbagai bentuk seperti santunan anak yatim, bantuan sembako kaum dhuafa, beasiswa pendidikan dan pelunasan hutang untuk masyarakat yang terlilit hutang (Ghorimin).
Semoga program ini mampu menyadarkan kaum musliminin di seluruh negeri bahkan internasional, bahwa seorang muslim dengan muslim lainnya adalah saudara, dan hanya dengan mulai berwakaf saham melalui Dompet Dhufa dan MUI di BAF Syariah, maka kita dapat membantu saudara-saudara kita yang membutuhkan. Keberhasil program ini nanti akan semakin menguatkan terealisasinya bank syariah wakaf di Indonesia, yang nantinya bank ini menjadi milik umat dari umat untuk umat.
Semoga melalui wakaf saham ini pula dapat mendorong terwujudnya visi Indonesia sentral ekonomi syariah dunia yang darinya semoga dapat terlahir para pengusaha baru Indonesia yang memiliki kepedulian terhadap masa depan agama dan bangsa, lahirnya pengusaha yang dermawan dan kaum muslimin yang peduli sesama saudaranya di mana pun berada. Itu bisa kita mulai hanya dengan ikut serta pada program wakaf saham Rp 10.000 saja.
Bagi kaum muslimin dan muslimat yang ingin turut berkontribusi dalam wakaf saham ini  bisa dengan cara transfer atau pun setor tunai ke rekening  Dompet Dhuafa  dan Rekening MUI Cianjur yang ada di BAF Syariah .  Berikut Nomer Rekeining Tujuan Wakaf

  • Setor Tunai ke Rekening  N0.1130100121 an. Dana Wakaf Saham BAFS di BPRS Artha Fisabililah

  • Transfer  ke Rekening  N0.99416011301121 an. Dana Wakaf Saham BAFS di Bank Syariah Mandiri Cabang Cianjur.
  • Transfer  ke Rekening  N0.1234567477 an. BPRS Artha Fisabililah Wakaf di Bank Syariah Mandiri Cabang Cianjur.
Informasi lebih lanjut dan layanan tentang program wakaf saham dapat menghubungi call center 081234567470.

Akhirnya, tiada kata lain yang pantas diucapkan selain bersyukur kepada Allah SWT dan doa yang tiada henti untuk PSP BAF Syariah yang telah menginisiasi dan terus konsisten menggalakkan program wakaf saham di Indonesia. Semoga Muhamad Hasan Gaido selalu dalam lindungan dan keberkahan Allah SWT serta mewujudkan semua harapannya yang tiada lain menjadi manfaat untuk kemaslahatan Ummat. Aamiin.


*Sekilas Tentang Kontributor

Muhammad Ali Fikri adalah Komisaris Utama BAF Syariah di bawah bendera PT. Bank Pembiayaan Rakyat Syariah Artha Fisabililah. Delapan tahun lebih berkarya dan mengabdi di BAF Syariah, Ali Fikri adalah saksi hidup proses pembelian saham Muhamad Hasan Gaido di BAF Syariah dan juga proses wakaf saham kepada Dompet Dhuafa dan MUI Cianjur. Ia bersama sosok pengusaha muslim, Muhamad Hasan Gaido yang saat ini sebagai PSP di BAF Syariah, memiliki harapan besar bahwa suatu saat nanti akan terealisasi Indonesia Sentral Ekonomi Syariah Dunia dan BAF Syariah ikut terlibat di dalamnya ini. 

GAIDO FOUNDATION BERBAGI SANTUNAN BERKAH SYAWAL

Gaidofoundation.org–Gaido Foundation melakukan pembagian santunan uang tunai kepada 40 anak yatim dan 60 dhufa, lansia dan pekerja harian yang terdampak langsung secara ekonomi dari adanya pandemik Covid-19, pada Kamis (04/06) di Kawasan Wisata Halal Baduy Oubound, Serang, Banten,
Penyerahan santunan dilakukan langsung oleh Muhamammad Hasan Gaido selaku pendiri Gaido Group dan Ketua Dewan Pembina  YASI, dan turut hadir membagikan Direktur PT Bisnis Banten, Muhammad Rikza, Ketua Padepokan Pencak  Silat Gunung Karang, Yayat Supriyatna, dan tokoh Desa Sukamanah, Ustadz Agus. 
Pembagian santunan yang masih dalam suasana Idul Fitri 1441 H ini dilakukan berkat kerjasama Gaido Foundation di bawah Yayasan Anak Shaleh Internasional (YASI) dengan SuChi Group Singapore, sebagai bentuk lanjutan realisasi kerjasama yang telah terjalin sejak Desember 2019 lalu, ketika SuChi Group  Singapore dipimpin MohammadKhair dan para pebisnis asal Singapore melakukan kunjungan bisnis ke Indonesia dan diterima langsung oleh Muhammad Hasan Gaido selaku Founder dan CEO Gaido Group di Banten Restaurant, Tangerang Selatan.  

“Ini merupakanpersiapan kerja sama antara Gaido Group dengan SuChi Group di bidang lifestye halal, khususnya restoran halal, yang sempat tertunda karena adanya pandemi COVID-19. Maka pada kesempatan ini kami mensosialisasikan  pembukaan kembali layanan kantor unit-unit usaha  Gaido Group yang terdampak atas diberlakukannya protokol penaggulangan COVID-19 oleh pemerintah; seperti Kawasan Wisata Halal Baduy Outbound, Gaido Travel & Tours, Banten Restoran, Gaido Water, Gaido Media Creative, dll.” ujar Hasan Gaido.  
Sebagaimana  yang telah diberitakan sebelumnya, Gaido Foundation telah menggalang donasi dengan menarget donatur dari berbagai elemen seperti alumni haji dan umrah Gaido Travel, mitra bisnis, jejaring Cabang Gaido Travel nasional dan internasional, Azza Travel Singapore, perseorangan dan lembaga; dan telah melaksanakan diberbagai kesempatan. 

Pada 22 April 2020, Gaido Foundation melakukan 170 paket sembako untuk dhuafa, anak yatim, lansia dan pekerja harian yang terdampak langsung secara ekonomi dengan adanya pandemik Covid-19.  Penyerahan simbolis paket sembako wakilkan langsung oleh Nana Sujana, selaku Direktur Gaido Travel & Tours, dan turut hadir menyaksikan Sekretaris Umum PUB. Eden Gunawan beserta jajarannya, Ketua Presidium FSPP, KH. Sulaiman Efendi, Sekretaris Jenderal FSPP. Dr. Fadhlullah beserta jajarannya, Ketua MUI Banten, KH.A.M. Romly dan  Firdaus, Ketua Umum Serikat Media Siber Indonesia (SMSI).
Pada Sabtu, 9 Mei 2020, bertempat di Banten Restoran, Tangerang Selatan, Banten, YASI menggelar penyaluran 150 paket sembako kepada masyarakat terdampak pandemi COVID-19, yang bermukim di wilayah Tangerang Raya dan simbolis penerimaan donasi dari Gaido Travel & Tours sebesar Rp 1 miliar, untuk membantu masyarakat Indonesia selama menghadapi masa pandemi. Penyaluran donasi ini dihadiri oleh jajaran pengurus YASI, di antaranya Ahmad Murtadha dan H. Mustofa serta turut hadir menyaksikan  Direktur Gaido Travel, Nana Sujana dan Direktur Bank Arta Fisabilillah (BAF) Syariah, Depi Rusnandar, Waketum Perkumpulan Urang Banten (PUB), Dr.Rizqullah, dan Sekjen Forum Silaturahim Pondok Pesantren (FSPP) Tangsel, Ust. Taufik Ikhlas,

Gaido Foundation dan YASI mengucapkan banyak terima kasih kepada seluruh donatur, semoga amal dan ibadah para donatur mendapatkan balasan pahala terbaik dari Allah Swt. dan menjadi kebaikan kita dan mendapatkan ganjaran surga-Nya.
Kami juga mengajak seluruh elemen umat. demi kelangsungkan dan keselamatan hidup kita agar selalu menjaga kesehatan dan keselamatan jiwa dari penularan virus COVID-19, karena sebagaimana dalam Al-Qur’an surat al-Baqarah ayat 195  “…dan janganlah kamu menjatuhkan dirimu sendiri ke dalam kebinasaan …” dan sebagaimana kaidah fiqih: “Menolak mafsadah(kemudaratan) didahulukan dari pada mencari kemaslahatan” sehingga sudah selayaknya kita patuhi kebijakan yang dikeluarkan oleh pemerintah dan fatwa para ulama kita.

CBN Gelar Kajian Ramadhan “Sukses Bisnis Syariah 4.0 di Masa Pandemik Covid-19”

GAIDOFOUNDATION.ORG-Citra Bunga Nusantara (CBN) menggelar Kajian Ramadhan seri ke 3 ”Sukses Bisnis Syariah 4.0 di Masa Pandemik Covid-19” secara virual melalui Zoom App, pada (07/05) pukul 13.00-15.00 WIB dengan narasumber Muhammad Hasan Gaido, Faounder & CEO Gaido Group, sekaligus menjabat sebagai Presiden Indonesia Saudi Arabia Business Council (ISABC), dimoderatori oleh Agus Kusumaramdhani.

Mengawali paparannya, Hasan Gaido menjelaskan sedikit update sebaran pandemik Covid-19 dan dampak yang diberikannya mulai dari cara kita beribadah, cara kita bekerja, menjalankan kegiatan belajar-mengajar, cara kita berbisnis dan hampis setiap bidang terkena dampak adanya pandemik ini.
“Kita sebagai muslim yang taat, meyakini bahwa semua nikmat maupun ujian yang kita hadapi adalah datangnya dari Allah Swt. dan tak terkecuali Virus Covid-19 ini, namun  kita meyakini pula bahwa Allah Swt. tidak akan memberikan cobaan melebihi kemampuan hamba-Nya dan Allah Swt. tidak akan merubah nasib suatu kaum, kecuali kaum itu sendiri yang bertekad dan berikhtiar semaksimal mungkin untuk mengubahnya.” Ujar Hasan Gaido
Berbicara bisnis di kondisi saat ini, tidak bisa tidak kita membicarakan soal market share. Saat ini populasi dunia lebih dari 7.3 milyar dan muslim sebanyak 1.8 milyar sebagai market share. Sementara Indonesia terdiri dari 270 juta penduduknya dan Muslim sebanyak 234 juta sehingga menjadi populasi muslim no 1 di dunia. Tersebar di 34 provinsi, 416 kabupaten dan 98 di Kotamadya Serta 7.024 kecamatan.
Gaido Group sudah memiliki sistem manajemen Triangle yang didasari dari rukun Islam yaitu diitikadkan dengan hati, diucapkan dengan lisan dan dilakukan dengan perbuatan yang kemudian diterjemahkan ke dalam manajement bisnisnya; Pertama, Divisi Sales & Marketing, pemimpin harus bisa membuat sistem pemasaran perusahaannya yang bersifat win-win solution, dan benar secara hukum syariah. Kedua, Operasional & Produk, pemimpin harus bisa membuat produk unggulan yang unik dan bernilai manfaat tinggi. Ketiga, Divisi Administrasi & Keuangan, pemimpin perusahaan harus mampu dan paham  bahwa semua administrasi dan transaksi harus tercatatkan secara rapi.
Gaido Group juga menerapakan 5 pilar kesuksesan yang didasari dari rukun Islam yaitu syahadat, shalat, zakat, puasa dan haji yang kemudian diterjemahkan dalam yaitu langkah-langkah sukses dimulai dari: 1) Perencanaan yang matang, 2) Target yang jelas 3) Strategi yang Ampuh, 4) Team work yang solid, dan 5) Pribadi unggul atau profesional.
Gaido Group hadir dengan tagline “Intergrated Syariah Business Corporate” telah membuat landasan perusahaan dengan sistem ekonomi Syariah; “Modal secukupnya dan Untung sewajarnya”. Lebih lanjut lagi, Gaido Group telah membuat ekosistem haji dan umrah di Indonesia yaitu Gaido Travel sebagai penyelenggara haji dan umrah, BAF Syariah sebagai bank syariah penerima tabungan umrah, haji dan pembiayaan. Banten Restoran adalah sebagai penyedia layanan makanan halal untuk calon jamaah haji dan umrah. Kemudian Bisnis Bandung adalah perusahaan garmen untuk penyediaan perlengkapan jamaah haji dan umrah. Kawasan Wisata Halal Baduy Outbound untuk tempat penyelenggaraan manasik dan gathering alumni, dan semua disupport dengan publikasi media melalui Gaido Media Creative.
Hasan Gaido tidak memungkiri adanya pandemik Covid-19 ini memberi dampak pada bisnis yang dijalaninya, ia berpendapat dalam kondisi ketidakpastian yang tinggi seperti ini, seorang pemimpin perusahaan harus bisa merespon kondisi lebih pro aktif daripada reaktif, serta bisa mengantisipasi kebutuhan perusahaan  ke depan.
“Menyerah bukanlah pilihan. Jadilah pemenang sebagai pengusaha sejati yang tangguh setiap menghadapi cobaan dan tantangan. Gaido Travel, biro travel haji, umrah dan halal travel, yang sudah beroperasi selama 17 tahun ini, semasa pandemik Covid-19 ini justeru telah membuka dua kantor cabang baru, yaitu Cabang Kudus dan Bandung Kota. BAF Syariah sudah menerapkan pendaftaran pembukaan tabungan maupun deposito bisa dengan mobile, sedekat pada ujung jari nasabahnya. Kemudian, pada 5 Mei lalu, juga telah dilaunching Halal Plaza sebuah omni channel technology platform, yang mana Gaido Group dan seluruh unit usahanya, mensurpport produk-produk di Halal Plaza ini.” jelas Hasan Gaido.
Jiwa pemenang akan selalu mencari jalan. Dibalik kesulitan pasti ada jalan keluarnya, karena kadang kita merasa tidak sanggup dengan beban penderitaan saat ini namun Allah Swt. tahu kita sanggup untuk melewatinya hanya perlu maksimal usaha dan berdoa.
“Diberbagai kesempatan ketika memberikan kuliah-kuliah umum di berbagai kampus, saya selalu menyampaikan motto hidup saya yaitu; Hidup hanya sekali jadilah yang berarti! Hidup adalah pilihan sukses atau sukses!.” tutup Hasan Gaido.

SEMARAK RAMADHAN, YASI BAGIKAN PAKET SEMBAKO UNTUK WARGA TANGERANG RAYA

GAIDOFOUNDATION.ORG-Pada Sabtu, 9 Mei 2020, bertempat di Banten Restoran, Tangerang Selatan, Banten, Yayasan Anak Shaleh Internasional (YASI) menggelar kegiatan sosial, penyaluran paket sembako kepada masyarakat terdampak pandemi Covid-19, yang bermukim di wilayah Tangerang Raya.

Pengurus YASI, Ahmad Husen menyampaikan, bahwa bantuan yang disalurkan tersebut berasal dari donasi Gaido Travel & Tours sebesar Rp1 miliar, untuk membantu masyarakat Indonesia selama menghadapi masa pandemi.

“Alhamdulillah kami diberi amanah oleh Gaido Travel untuk menyalurkan bantuan ini kepada masyarakat. Kita semua tentu tahu, akibat pembatasan sosial, banyak warga yang akhirnya kesulitan mencari nafkah, dan pada gilirannya sulit memenuhi kebutuhan sehari-hari,” terang Husen, dalam sambutannya.

Husen melanjutkan, bahwa YASI telah melakukan pendataan masyarakat paling rentan dan paling terdampak di wilayah Tangerang Raya, meliputi Kota Tangerang, Kabupaten Tangerang dan Kota Tangerang Selatan.

“Kita berupaya semaksimal mungkin agar penerima bantuan ini benar-benar mereka yang membutuhkan. Kami sudah mendata, Insya Allah akan tepat sasaran sebagaimana yang diharapkan Gaido Travel sebagai donator,” tandas Mustafa.

Secara simbolis, bantuan berupa sejumlah paket sembako dan uang tunai tersebut diberikan kepada 150 orang, setelah sebelumnya juga dilaksankan pada 22 April lalu, bertempat di Kawasan Wisata Halal Baduy Outbound, sebanyak 170 paket sembako dibagikan kepada yang berhak untuk wilayah Pandeglang, Lebak, Serang Kabupaten, Cilegon dan Serang Kota. Nantinya pembagian tahap selanjutnya  akan terus dilakukan secara bertahap di berbagai wilayah di Indonesia.

“Bukan soal besar kecilnya bantuan, tapi soal komitmen kita pada persaudaraan. Kita harus punya kesadaran untuk bisa saling menguatkan. Semoga saja yang kami salurkan dapat meringankan beban saudara-saudara kita yang membutuhkan,” ujar Husen.

  

“Semoga juga di bulan Ramadan yang suci ini, semangat persaudaraan kita semakin kuat. Solidaritas kita kian teruji. Dan semoga kita semua mampu melewati ujian berat ini dengan kesadaran dan komitmen yang baru untuk menjadi lebih baik,” sambung Husen.

Prosesi penyaluran donasi ini juga dihadiri oleh jajaran pengurus YASI yang lain, di antaranya Ahmad Murtadha dan H. Mustofa serta turut hadir menyaksikan  Direktur Gaido Travel, Nana Sujana dan Direktur Bank Arta Fisabilillah (BAF) Syariah, Depi Rusnandar, Waketum Perkumpulan Urang Banten (PUB), Dr.Rizqullah, dan Sekjen Forum Silaturahim Pondok Pesantren (FSPP) Tangsel, Ust. Taufik Ikhlas,

Gaido Foundation Berbagi Kebaikan Jelang Bulan Ramadhan



GaidoFoundation.org-Pada Rabu,(22/04) bertempat di Kawasan Wisata Halal Baduy Oubound, Serang, Banten, Gaido Foundation di bawah Yayasan Anak Shaleh Internasional (YASI) dalam rangka menyambut bulan suci Ramadhan, melaksanakan pembagian 170 paket sembako untuk dhuafa, anak yatim, lansia dan pekerja harian yang terdampak langsung secara ekonomi dengan adanya pandemik Covid-19. Penyerahan simbolis paket sembako wakilkan langsung oleh Nana Sujana, selaku Direktur Gaido Travel & Tours, dan turut hadir menyaksikan Sekretaris Umum PUB. Eden Gunawan beserta jajarannya, Ketua Presidium FSPP, KH. Sulaiman Efendi, Sekretaris Jenderal FSPP. Dr. Fadhlullah beserta jajarannya, Ketua MUI Banten, KH.A.M. Romly dan  Firdaus, Ketua Umum Serikat Media Siber Indonesia (SMSI).

Seperti tahun-tahun sebelumnya, Gaido Foundation menggalang donasi dengan menarget donatur dari berbagai elemen seperti alumni haji dan umrah Gaido Travel, mitra bisnis, jejaring Cabang Gaido Travel nasional dan internasional, Azza Travel Singapore, perseorangan dan lembaga.

Nana Sujana selaku direktur Gaido travel mengucapkan banyak terima kasih kepada kepala-kepala cabang Gaido Travel seluruh Indonesia, kepada seluruh karyawan di lingkungan Gaid Group, Alumni haji dan umrah, dan juga terkhusus untuk Ibu Azizah dari Azza Travel Singapore yang rutin setiap tahun berdonasi di program ini. Semoga amal dan ibadah para donatur mendapatkan balasan pahala terbaik dari Allah Swt. dan menjadi kebaikan kita dan mendapatkan ganjaran surga-Nya.

Ketua YASI, Tommy Eka Purnama, S.Ag, mengajak seluruh elemen umat untuk menyongsong dengan gembira bulan suci Ramadhan tahun ini, walau saat ini di tengah suasana pandemk Covid-19, dan tentu barang kali ini menjadi pengalaman pertama seumur hidup kita, karena sebagaimana aturan pemerintah bahwa kita diminta untuk tetap #dirumahaja, tidak mengadakan kegiatan berkerumunan seperti buka puasa bersama, saur on the road, dan dianjurkan  shalat berjamaah, tarawih dan tadarusan #dirumahaja, serta kemungkinan juga tidak melaksanakan shalat Idul Fitri.

Demi kelangsungkan dan keselamatan hidup kita maka kami mengajak mari jaga kesehatan dan keselamatan jiwa dari penularan virus Covid-19. Perkara ini lebih utama karena menyangkut kelangsungan hidup, sebagaimana dalam Al-Qur’an surat al-Baqarah ayat 195  …dan janganlah kamu menjatuhkan dirimu sendiri ke dalam kebinasaan …” dan sebagaimana kaidah fiqih: “Menolak mafsadah (kemudaratan) didahulukan dari pada mencari kemaslahatan” sehingga sudah selayaknya kita patuhi kebijakan yang dikeluarkan oleh pemerintah dan fatwa para ulama kita.



Ketua YASI, Tommy Eka Purnama, S.Ag juga mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada founder Gaido Group, Bapak Muhammad Hasan Gaido beserta keluarga yang selalu mendukung dan komitmen membantu program sosial kemanusiaan YASI. Kami segenap pengurus dan penerima manfaat donasi mendoakan agar Bapak Muhammad Hasan Gaido dan keluarga senantiasa diberi kesehatan, kesuksesan dan keberkahan di dunia dan akhirat. Semoga cita-cita Indonesia menjadi sentral ekonomi syariah dunia segera terwujud dan semua unit usaha Gaido Group semakin maju dan berkembang, menjadi usaha yang berkah bagi ummat.

Rencananya, pembagian paket donasi yang berisikan sembako beras, minyak, gula, mie instan, sarden, dan teh ini dibagi dalam dua tahap. Tahap pertama yaitu pada 22 April 2020, sebanyak 170 paket di Kawasan Wisata Halal Baduy Outbound, Serang, untuk lingkup wilayah Serang, Lebak, Pandeglang, dan Cilegon. Tahap kedua yaitu pada minggu awal Ramadhan nanti, sebanyak 130 paket di Gaido Plaza, Banten Resto, Tangerang Selatan, untuk lingkup wilayah Tangerang Raya.

Bagi para dermawan yang ingin berdonasi dalam program ini, dapat mengirimkan donasinya melalui transfer ke rekning BNI Syariah atas nama Yayasan Anak Shaleh Internasional dengan nomor 917 687 809. Donasi juga dapat diantarkan langsung ke sekretariat YASI di Gaido Plaza, Jl. Raya Pamulang 2 No 5, Pamulang, Tangerang Selatan, 15416. Informasi lebih lanjut dan konfrmasi donasi dapat menghubungi nomor: 0813 1815 1227.

Penyediaan seluruh paket sembako diakomodir oleh Gaido Foundation bekerja sama dengan Gaido Mart di bawah PT. Bisnis Banten, salah satu unit bisnis Gaido Group. Gaido Mart merupakan etalase bagi usaha kecil dan menengah, para petani, peternak, nelayan dan pengerajin di wilayah Banten yang menampung dan memasarkan aneka produk khas Banten mulai dari hasil kerajinan, hasil bumi dan hasil olah cipta masyarakat Banten untuk diperdagangkan baik secara nasional maupun internasional/ekspor.